Senin, 15 November 2021

PEMBINAAN IBADAH PRAKTIS - YATIM ASUHAN YASMA PB. SOEDIRMAN

Kegiatan Pembinaan Anak Yatim Asuhan Yasma PB. Soedirman 
Hari Sabtu-Ahad, Tanggal 27-28 November 2021



Pendahuluan

Anak yatim memiliki posisi yang istimewa dalam Islam. Melalui firman-firmannya-Nya dalam Alquran, Allah SWT eri xùujjjjj73eI5fiìjv4qa hamba-Nya untuk memperhatikan anak yatim dengan sebaik-baiknya. 

 

Tak tanggung- tanggung, sedikitnya terdapat 22 ayat dalam Alquran yang menegaskan pentingnya memperhatikan dan memuliakan anak yatim. 

 

Adapun anak yang bapak dan ibunya telah meninggal termasuk juga dalam kategori yatim dan biasanya disebut yatim piatu. Istilah yatim piatu ini hanya dikenal di Indonesia, sedangkan dalam literatur fikih klasik hanya dikenal istilah yatim saja.

 

Dari beberapa definisi di atas, dapat diambil suatu pemahaman bahwa yang dimaksud dengan anak yatim adalah anak kecil (belum dewasa) yang ditinggal mati ayahnya sementara ia belum mampu mewujudkan kemaslahatan yang akan menjamin masa depannya. 

 

“ Dengan pola asuh yang positif, anak yatim juga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik seperti anak dengan orang tua lengkap pada umumnya “

 

Mendidik anak yatim tentu berbeda dibanding membesarkan anak yang masih memiliki ibu dan ayah lengkap. Meski lebih berat, anak yatim tetap dapat memiliki masa depan cerah seperti halnya anak-anak dengan orangtua lengkap asalkan anda tetap menerapkan pola pembinaan yang positif.

 

Sebagai pengasuh yatim, Anda mungkin merasa harus memainkan peran guru, ibu dan ayah sekaligus pada anak yatim sehingga anak akan tumbuh sempurna seperti teman-temannya.

 

Pengasuhan yang terpenting adalah dari sisi aqidah (dinul islam), bagaimana pengurus yatim mampu membangun kesadaran aqidah khususnya Ibadah Fardhu (sholat lima waktu), mengingat Sholat adalah tiang agama, sangat “Fundamental”.

 

Latar Belakang

Masjid Panglima Besar Jenderal Soedirman, selama 40 tahun telah melaksanakan kegiatan bimbingan untuk ummat, diantaranya adalah bimbingan dan pengasuhan untuk anak yatim, yang diwadahi  dalam kepengurusan anak yatim asuhan Yasma Panglima Besar  Soedirman.

 

Terkait dengan Momentum Milad 40 Tahun Masjid PB. Jenderal Soedirman (12 November 1981 – 2021), pada bulan November ini Pengurus Majelis Masjid melalui Pengurus Yatim Asuhan Yasma PB. Soedirman, melaksanakan kegiatan pembinaan untuk  membangun dan meningkatkan kesadaran ibadah anak yatim, dengan pola bimbingan ibadah praktis, khususnya ibadah sholat fardhu.

  

Dasar Pembinaan

  1. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani).
  2. Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (Q.S Al-Baqoroh Ayat 195).
  3. Rencana Program Kegiatan  Pengurus Majelis Masjid dan Pengurus Yatim Asuhan Yasma Panglima Besar Soedirman Tahun 2021.

 

Maksud

Memberikan bimbingan ibadah praktis (sholat fardhu).

 

Tujuan

  1. Melaksanakan kegiatan pembinaan untuk anak yatim asuhan Yasma PB. Soedirman.
  2. Melaksanakan bimbingan ibadah praktis (wudhu, sholat, doa dan bacaannya).
  3. Membangun dan meningkatkan kesadaran ibadah dalam diri anak yatim.

 

Maksud

Memberikan bimbingan ibadah praktis (sholat fardhu).

 

Sasaran

Anak Yatim Asuhan Yasma Panglima Besar Soedirman, usia SMA/SMK, usia SMP dan usia SD (+12 tahun keatas)

 

Waktu

Kegiatan dilaksanakan hari Sabtu – Ahad tanggal 22 Rabiul Awal 1443 H (27-28 November 2021 M), pukul 18.30 WIB s.d Selesai.

 

Tempat

  1. Tempat kegiatan di Masjid PB. Jenderal Soedirman
  2. Tempat pembukaan kegiatan di kanopi
  3. Tempat kegiatan praktek ibadah praktis di dalam masjid
  4. Tempat makan malam di kanopi
  5. Tempat istirahat malam yatim putri  ruang remaja masjid
  6. Tempat istirahat malam yatim putra selasar pria
  7. Tempat kegiatan senam pagi dan sarapan pagi di kanopi
  8. Tempat kegiatan santunan di kanopi

 

Jenis Kegiatan

  1. Melaksanakan kegiatan Tilawah, Sholawat, Dzikir, Asmaul Husnah dan Do’a.
  2. Praktek Wudhu, Sholat, Do’a dan bacaannya.
  3. Olahraga rekreasi (kebugaran).
  4. Pemberian santunan bulanan anak Yatim Asuhan Yasma Panglima Besar  Soedirman.

 

Protokol Kesehatan

Screening awal, berangkat dari rumah,

  • Memastikan adik yati, dalam kondisi sehat wal a’fiat, tidak dalam kondisi sakit (batuk, demam, pilek, flue dan lainnya).
  • Mandi yang bersih dari rumah.
  • Memakai baju yang bersih (bebas sopan dan rapih) yang telah dipersiapkan lebih awal.
  • Memakai masker.

Screening kedua, saat sampai di kampus Yasma PB. Soedirman,

  • Melakukan pencucian tangan dengan sabun.
  • Pemeriksaan suhu tubuh pada bagian dahi.
  • Pemeriksaan masker.
  • Tangan disemprot dengan cairan hand sanitizer.
  • Penempatan tempat duduk, sesuai dengan ukuran jarak aman.
  • Selama kegiatan tidak menyentuh, bersentukan, merangkul, bergandengan tangan, salam, dan kotak fisik lainnya.

Screening ketiga, saat kepulangan,

  • Segera diantar pulang
  • Bila ada yang menunggu jemputan didampingi dan diawasi Protokol Kesehatannya.
  • Lokasi kegiatan disemprot dengan disinfectan

 

Perlengkapan

  1. Memakai Pakaian Ibadah Malam Hari, Baju Koko Putih  (Bebas Sopan Dan Rapih), Wanita memakai Rok.
  2. Membawa Kain sarung atau  Baju Hangat.
  3. Membawa Celana dan Kaos Olahraga Warna Cokelat (Seragam Yang Baru).
  4. Membawa Perlengkapan Mandi (Wajib Sikat Gigi Malam dan Pagi Hari).
  5. Membawa Botol Minum Pribadi.

 

Jadwal Kegiatan

Kegiaatan Hari  Sabtu, Tanggal 27 November 2021

  • Pukul 18.00 s.d  18.30 WIB - Cek Registrasi
  • Pukul 18.30 s.d  21.30 WIB - Bimbingan Ibadah Praktis
  • Pukul 21.30 s.d  24.00 WIB - Makan Malam & Snack
  • Pukul 24.00 s.d  04.00 WIB - Rehat Malam

Kegiatan Hari Ahad, Tanggal 28 November 2021

  • Pukul 03.45 s.d  04.30 WIB - Ibadah Subuh
  • Pukul 04.30 s.d  05.00 WIB - Doa dan Dzikir
  • Pukul 05.30 s.d  06.30 WIB - Bersih Bersih
  • Pukul 06.30 s.d  08.00 WIB - Olahraga Senam dan Sarapan Pagi
  • Pukul 08.00 s.d  08.30 WIB - Do'a Santunan
  • Pukul 08.30 s.d  09.30 WIB - Penyerahan Santunan
  • Pukul 09.30  WIB - Selesai

 

Pembiayaan

  1. Konsumsi Untuk Yatim dan Pengurus, Pengasuh, Pembimbing 65 orang (@ Rp. 30,000,-), dibutuhkan dana sebesar Rp. 1,950,000,-
  2. Snack Untuk Yatim dan Pengurus, Pengasuh, Pembimbing 65 orang (@ Rp. 5000,-), dibutuhkan dana sebesar Rp. 325,000,-
  3. Hadiah Untuk Twibonize Terbagus @ Rp. 150,000,-
  4. Jumlah dana yang dibutuhkan  @ Rp. 4,255,000,- (Terbilang : Empat juta Dua ratus dua puluh lima ribu rupiah).

 

Penutup

Akhirnya atas berkenan Bapak/Ibu/Sdr/i Para Dermawan membantu kami, sebelum dan sesudahnya kami haturkan terima kasih, Insya Allah segala upaya kita sebagai Amal Sholeh disisi-Nya dan mendapat pahala yang berlipat ganda, Amein yaa Robbal’alamein.

 

Wabillahittaufiq wal hidayah,

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

 

Lampiran Daftar Peserta :

 

Usia SD 12 Th

  1. Adelio Refian
  2. Muhammad Hadi Pradipta
  3. Muhammad Yassir Tamam
  4. Rava Reynaldi
  5. Salwa Oktaviano
  6. Septian Wahyu Utomo

 

Usia SMP

  1. Arini Mirajwa
  2. Adelia Fitri Anggraeni
  3. Adli Pairus
  4. Ahmad Fikri Arifin
  5. Aira Nurhalizah
  6. Aura Wulan Cantika
  7. Davisya Dwi Siswoyo
  8. Dony Al Fatah
  9. Ferliana Azhari
  10. Gilang Arrahman
  11. Hafidatun Nafisah
  12. Hanafi Lutfi Abdillah
  13. Herdi Ahmad
  14. Ibnu Wahid Yuliantoro
  15. Izra Maula Ibrahim
  16. Muhamad Rafa Hamzah
  17. Muhammad Dede Fatur Rahman
  18. Muhammad Fadhil Al Barokah
  19. Nadhirah Firdaus
  20. Nazwa Zaskia Azzahra Putri
  21. Raihana Az Zahra
  22. Rizky Maula Ahmad
  23. Rizqi Hafiz Abhirama
  24. Salwa Oktaviani
  25. Sheyla Novila Sari
  26. Silvi Nur'aini

 

Usia SMA/SMK

  1. Adam Syahbana
  2. Adi Hidayat
  3. Al Azhar Khalasnickov
  4. Ari Riansyah
  5. Aryasena Perwira Yudha
  6. Damiri
  7. Dandi Zacki Ramadan
  8. Dinda Junpradiastri
  9. Fadhillah Ashar
  10. Iqbal Rudityawan
  11. Jheny Diva Fajria
  12. Khairunnissa Ramadhanti
  13. Mardiana
  14. Muhammad Triyadi
  15. Nurafni Maulidina
  16. Nurunnisa Rachmadyanti
  17. Pasya Andika
  18. Racmalia Putri
  19. Rifki Setiawan
  20. Silfani Nur Cahya
  21. Teguh Arief Priyatno

 

Minggu, 26 September 2021

BELAJAR DARI KATA SABAR

S A B A R 




HIDUP adalah proses PEMBELAJARAN & KEDEWASAAN 


PEMBELAJARAN

hanya bisa DIPEROLEH pada situasi yang tidak sesuai HARAPAN kita, ... bukan  ....saat KENYAMANAN


Jadilah  murid kehidupan dengan belajar BERSYUKUR & MENGAMBIL hal yang POSITIF dari setiap PERISTIWA yang kita hadapi.


SABAR

Itu ilmu tingkat TINGGI

Belajarnya Setiap Hari

Latihannya Setiap saat

Ujiannya Sering Mendadak

Sekolahnya Seumur Hidup


Berusahalah SABAR dalam Kesedihan,

Berusahalah SABAR dalam Kekecewaan,

Berusahalah SABAR dalam Kesakitan,

Berusahalah SABAR dalam Musibah,

Berusahalah SABAR dalam Ujian Hidup...


SABAR itu Sulit,

SABAR itu Lelah,

SABAR itu Sakit,

SABAR itu Bikin Stress,


Akan tetapi jika kita mampu Melewatinya, ...m a k a ... 

SABAR itu akan menjadi sebuah KEINDAHAN & ARTI sebuah KEHIDUPAN


Ada kalanya di butuhkan... Senyuman untuk Menangis,

Ada kalanya di butuhkan 

Airmata untuk Bahagia,

Ada kalanya di butuhkan 

Canda untuk Melepas Lelah,

Ada kalanya di butuhkan.....

Penat untuk mengukur arti Kedamaian,

Ada kalanya di butuhkan....

Rasa Kekecewaan" untuk menjadi Koreksi Diri,

Ada kalanya di butuhkan 

Teman" untuk Berbagi,


N a m u n ....

Setiap saat ..dan..

Bukan Ada Kalanya

 kita butuh BERSYUKUR,

agar semua yang ada didepan mata kita menjadi hal yang WAJAR

  

Selamat Berakhir Pekan  Saudaraku Semua

BERFIKIR POSITIF - PERBEDAAN RELIGIUS & SPIRITUAL

PERBEDAAN RELIGIUS & SPIRITUAL




Fenomena yang terjadi di negara kita tercinta akhir-akhir ini, sungguh sangat memprihatinkan . Bangsa kita dikenal sebagai bangsa yang religius, banyak orang yang taat beragama, tempat ibadah ada di mana-mana. Namun ternyata kejahatan, korupsi dan fitnah terus terjadi, bahkan makin merajalela. 


Hal ini menunjukkan, bahwa kita hanya mampu membawa perbedaan, antara yang beragama dengan yang tidak beragama serta masih terpaku pada religiusitas dan bukan spiritualitas.


Orang yang Religius, adalah orang yang agamis, rajin ibadah, terkadang dari penampilannya terlihat atau sengaja diperlihatkan simbol-simbol agama..


Sementara Spiritualis, adalah orang yang baik, bukan hanya dalam menjalankan perintah agama saja, atau di tempat ibadah saja, tetapi ia baik di manapun ia berada..


Ada 5 perbedaan antara orang yang Religius dengan yang Spiritual:


1. Orang Religius, adalah orang yang percaya, bahwa Tuhan itu ada. 


Sedangkan Orang Spiritual, adalah orang yang percaya, bahwa Tuhan itu hadir. 


Orang berani melakukan perbuatan tidak baik, karena ia berpikir Tuhan hanya ada, tetapi tidak hadir. Sedangkan orang spiritual senantiasa berpikir, bahwa Tuhan selalu hadir di manapun ia berada. 


2. Orang Religius, adalah orang yang merasa paling suci dan paling benar. 


Orang Spiritual, adalah orang yang melihat semua orang setara, semua punya kelebihan dan kekurangan.


3. Orang Religius, adalah orang yang mudah mencari perbedaan, selalu melihat perbedaan, dan sensitif dengan perbedaan. 


Orang Spiritual, adalah orang yang mudah mencari persamaan, selalu melihat persamaan dan mau menerima perbedaan.


4. Orang Religius, adalah orang yang hanya mementingkan simbol-simbol agama dan ritual agama saja. 


Orang Spiritual, adalah orang yang menyembunyikan ibadahnya dari orang lain, dan mempraktekkan keagamaannya di manapun dan kapanpun.


5. Orang Religius, adalah orang yang baik dalam urusan ibadah saja. 


Orang Spiritual, adalah orang yang baik dalam semua urusan, karena menganggap semua urusan, adalah ibadah.


Jadilah pribadi yang terbaik.

BERFIKIR BIJAKSANA - TELADAN IBNU SINA DAN DIAMNYA ANIES BASWEDAN

TELADAN IBNU SINA DAN DIAMNYA ANIES BASWEDAN




Sambil mencari hikmahnya, pak Anies Baswedan bercerita tentang perlunya diam disaat menghadapi orang-orang yang bodoh.


Sebelum memulai cerita, seperti biasanya, beliau menyeruput kopi susu kesukaannya. Lalu pak Anies Baswedan bertanya, tahukah kalian siapa Ibnu Sina ?


Adalah tahun 980 sampai 1037 ada seorang mumpuni bernama Ibnu Sina. Seorang filsuf, penulis, ahli obat dan pengobatan, juga ilmuwan yang cukup handal. Adapun karyanya yang tersohor adalah al-Qanun fi at-Tibb tentang ilmu obat dan pengobatan.


Suatu hari Ibnu Sina melakukan perjalanan dengan kuda kesayangannya. Pada suatu tempat yang dianggap nyaman, ia berhenti beristirahat. Kuda diikat ditempat yang sedikit teduh. Diberi makan jerami dan dicampur rumput pilihan. Ibnu Sina tahu binatang itu tidak boleh dimusuhi bahkan disiksa. Harus disayang karena membantu manusia.


Ibnu Sina duduk ditempat lebih teduh tak jauh dari kuda, sambil menikmati bekal yang dibawanya.


Tiba-tiba datang seseorang menunggang keledai. Ia turun dan mengikat keledai berdekatan dengan kuda milik Ibnu Sina. Dengan maksud supaya keledainya bisa memakan jerami dan rumput pilihan. Dan orang tersebut pun duduk dengan Ibnu Sina berada. 


Ketika ia duduk dan ikut makan, Ibnu Sina mengingatkan, "Keledaimu jauhkan dari Kudaku supaya tidak dislentak/ditendang." Orang yang diajak bicara itu tersenyum sambil menoleh ke kuda dan keledai. 


Namun plak. Si keledai ditendang kuda hingga terluka cidera. 

Pemilik keledai marah-marah kepada Ibnu Sina dan meminta tanggung jawabnya. Ibnu Sina diam saja. Sampai kemudian si pemilik keledai mendatangi hakim dan meminta agar Ibnu Sina membayar atas luka cidera keledainya.

Saat ditanya oleh hakim pun Ibnu Sina terdiam.


Hakim kemudian berkata kepada orang yang mengadu, "Apakah ia bisu.....?" Orang itu menjawab, "Tidak, tadi dia bicara padaku." Hakim bertanya lagi, "Apa yang ia katakan.....?" Orang itu kembali menjawab, "Jangan dekatkan Keledaimu nanti ditendang Kudaku." Setelah mendengar jawaban itu, sang Hakim tersenyum dan berkata kepada Ibnu Sina, "Anda ternyata pintar. Cukup diam dan kebenaran terungkap." 


Sambil tersenyum Ibnu Sina berkata kepada Hakim, "Tidak ada cara lain untuk menghadapi orang bodoh adalah dengan diam." Dan kebenaran akan menunjukkan jalannya sendiri. 


Itulah kenapa sebabnya kenapa saya memilih diam.


#AniesKeren

#Goodbener

Rabu, 13 Januari 2021

DUNIA SUDAH BERUBAH KARENA COVID-19

 Dulu... Dulu... Dulu... Dulu... Beda Dengan Sekarang



1. Dulu IMAN yang harus kuat, sekarang IMUN yang jadi Fokus ( Dunia  sedang waspada )


2. Dulu kalau orang Bersin bilang Alhamdulillah, Umur panjang. Sekarang orang bersin....., dianggap sedang Sakit dan membawa Malapetaka ( Dunia sedang terguncang ).


3. Dulu Bersatu kita Teguh. Sekarang berkumpul kita Runtuh. ( Dunia sudah lain )


4. Dulu ada Tamu, senang karena dianggap bawa Berkah. Sekarang ada tamu dianggap bawa Penyakit. ( Dunia Sudah Payah )


5. Dulu kalau ketemu Jabat tangan, Sekarang ketemu angkat kaki ( cepat pergi ). ( Dunia sedang sakit )


6. Dulu Parfum yang kita bawa di tas, sekarang Hand sanitizer spray yang dibawa ( Dunia sedang dilanda ketakutan )


7. Dulu Senyum yang dibagikan, sekarang Masker yang dibagikan.( Dunia dilanda kesulitan )


8. Dulu kata "NEGATIF" tidak Bagus, sekarang kata "POSITIF" tidak bagus.

( Dunia sedang Galau )


9. Dulu pulang membesuk Orang Tua membawa Kebahagiaan. Sekarang membesuk orang tua disangka membawa Penderitaan. 

( Dunia Sudah Aneh )


10. Dulu cuci Tangan untuk Makan, sekarang di mana-mana di suruh cuci tangan tetapi tidak dikasih makan....🤣

( Dunia sudah terbalik )


DUNIA SUDAH BERUBAH....!



Benar Juga, Yiada Yang Abadi Dalam Hidup Ini 🙏🙏


#TetapSehat

#TetapJagaJarak

#TetapPakaiMasker

#TetapCuciTangan


Salam Sehat Selalu

RENUNGAN MASA PANDEMI COVID-19

Renungan : Kamis, 14 January 2021


Riset Membuktikan:

1. Smartphone/computer, 70% fiturnya TIDAK TERPAKAI.

2. Mobil mewah, 70% speednya MUBAZIR.

3. Villa /rumah mewah, 70% yang pakai PEMBANTU nya

4. Universitas, 70% materi kuliahnya tak dapat DITERAPKAN.

5. Pakaian & peralatan dalam rumah, 70%-nya NGANGGUR tidak terpakai.

6. Seumur hidup cari uang/harta, 70%-nya DINIKMATI orang lain/ ahli waris.


Hidup Ini Seperti Pertandingan Sepak Bola

Di Babak Pertama (masa muda) MENANJAK karena, Kekuasaan, Jabatan, Usaha Bisnis, Salary dsb.

Di Babak Kedua (masa tua) mulai menurun karena Darah Tinggi, Trigliserid, Gula Darah, Asam Urat, Kolestrol,  dst.


Waspadalah dari AWAL hingga AKHIR, kita harus menang di ke 2 Babak kehidupan tersebut...!

  • Tidak sakit, juga harus Medical Check Up.
  • Tidak haus, tetap harus minum.
  • Meski benar, juga harus mengalah.
  • Meski Powerfull, tidak perlu sombong
  • Tidak Lelah pun, perlu Istirahat.
  • Tidak Kaya pun, wajib bersyukur.
  • Sesibuk apapun, tetap olahraga.
  • Sepintar apa pun, tetap mau belajar


Hidup itu PENDEK, saatnya Finish, tidak ada yg tahu

Jangan TERTIPU karena usia MUDA

Karena syarat mati tidak lah harus TUA.


Teruslah berbuat baik, berkata baik, memberi nasihat baik

Jadilah seperti JANTUNG, yang tidak TERLIHAT tetapi terus berdenyut setiap saat hingga membuat kita terus minikmati kehidupan ini


Bagus Untuk Dijalankan :

1. Pakai MASKER bukan karena takut DIDENDA, tapi supaya JANGAN TERTULAR covid 19

2. JAGA JARAK bukan karena takut DITEGUR tapi supaya JANGAN TERTULAR covid 19

3. Sering CUCI TANGAN bukan karena disuruh, tapi supaya JANGAN TERTULAR covid 19


Jangan Lupa Untuk :

1. PAKAI MASKER

2. SERING CUCI TANGAN

3. JAGA JARAK

4. OLAH RAGA

5. MINUM YANG BANYAK

6. HIDUP SEHAT

7. TETAP DIRUMAH


Ohayou Gozaimshu... & Have a Wonderful Day

Jumat, 07 Februari 2020

MALAS BUKAN KETURUNAN


Malas Bukan Keturunan


Kemalasan Bukan Penyakit Keturunan, Tapi Kebiasaan. Maka Buang Sikap Negatif Itu, Dengan Mulai Bergerak dan Beraktivitas.