Bimbingan Konseling, Pengembangan Diri dan Motivasi (MARI KITA LEBIH MENGENAL DIRI KITA DENGAN MENGETAHUI SEGALA KELEBIHAN DAN POTENSI YANG ADA PADA DIRI KITA SENDIRI ) M A N F A A T Bimbingan Konseling. Dapat digunakan sebagai panduan untuk memilih jurusan kuliah sampai dengan profesi yang cocok dengan kepribadian.
Rabu, 25 Februari 2015
MASALAH ADALAH POSITIF
Hadapi masalah sebagai hal positif, karena besar manfaat yang akan kita dapat. Salam ECHO MOTIVE & CULTURE ^_^ "Pakai Hati"
TUJUAN SEORANG GURU
Tujuan saya untuk para murid adalah menyiapkan mereka untuk menjadi sukses ketika berusia 30 tahun nanti.
Salam ECHO MOTIVE & CULTURE kiki emotikon
"Tugas Mulia"
"Tugas Mulia"
CARI TEMAN CERDAS
Jangan mencari kawan yang membuat anda merasa nyaman, carilah teman yang bisa membuat anda berkembang.
Salam ECHO MOTIVE & CULTURE kiki emotikon
"Perubahan"
"Perubahan"
GAGALNYA COLOMBUS
Kegagalan merupakan kondisi yang tidak terduga dalam pemahaman yang positif. Ingat, Amerika Serikat adalah merupakan hasil kegagalan besar Don Christopher Colombus yang sebenarnya mencari jalan kebenua Asia
Salam ECHO MOTIVE & CULTURE kiki emotikon
"Perubahan"
"Perubahan"
JODOH ITU TIDAK KEMANA-MANA
Jodoh itu sudah ada yang mengatur, jadi deketin saja sama yang mengatur.
"Jodoh Milik-Nya"
MERUBAH DIRI SENDIRI
Musibah terbesar untuk seseorang adalah ketika ia tahu kekurangannya, namun ia sama sekali tidak peduli dan tidak segera memperbaikinya.
Salam ECHO MOTIVE & CULTURE kiki emotik
Selasa, 10 Februari 2015
PERSONALITY TEST for Motivation & Character Bld Program
Membaca kepribadian adalah ilmu yang sangat menarik. Sebab kita secara alami tertarik pada diri sendiri. Selain itu, kita juga tertarik dengan hubungan sosial dengan orang lain, minimal dengan pasangan kita. Mungkin kita pernah mendengar tipe-tipe kepribadian seperti kholeris, sanguinis, melankolis & phlegmatis. Tipologi kepribadian tersebut dikembangkan oleh filsuf Yunani kuno bernama Hipokrates yang kemudian dilanjutkan oleh Claudius Galen. Ilmu membaca kepribadian seseorang memang bukan hal baru dan sudah dikembangkan beratus-ratus tahun lamanya. Namun, sampai hari ini belum ada teori maupun alat (tes) yang bisa menjelaskan 100% akurat mengenai kepribadian dan perilaku seseorang. Sebab manusia itu unik. Hampir tidak ada manusia yang sama satu sama lain, walaupun mereka kembar identik.
Meskipun demikian setidaknya kita bisa menggunakan konsep hukum 20/80 dari Vilvredo Pareto. Kita bisa menggunakan alat ukur yang hanya mengukur 20% saja namun mampu mewakili sebagian besar (80%) aspek yang diukur. Dewasa ini, alat tes kepribadian mudah sekali kita jumpai dan sangat bervariasi. Mulai dari tes projektif seperti tes grafis (menggambar house, tree, person, & wartegg) serta tes Rorschach yang mengungkap alam bawah sadar manusia sampai dengan tes inventori/objektif yang mengandalkan kejujuran pengisinya.
Nah, di antara tes kepribadian inventori yang boleh dikatakan paling akurat, mudah digunakan dan banyak dipakai adalah MBTI (Myer Briggs Type Indicator). MBTI dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya yang bernama Isabel Briggs Myers berdasarkan teori kepribadian dari Carl Gustav Jung.
A. EMPAT SEKALA KECENDERUNGAN
MBTI bersandar pada empat dimensi utama yang saling berlawanan (dikotomis). Walaupun berlawanan sebetulnya kita memiliki semuanya, hanya saja kita lebih cenderung / nyaman pada salah satu arah tertentu. Seperti es krim dan coklat panas, mungkin kita mau dua-duanya tetapi cenderung lebih menyukai salah satunya. Masing-masing ada sisi positifnya tapi ada pula sisi negatifnya. Nah, seperti itu pula dalam skala kecenderungan MBTI. Berikut empat skala kecenderungan MBTI :
- Extrovert (E) vs. Introvert (I). Dimensi EI melihat orientasi energi kita ke dalam atau ke luar.
- Sensing (S) vs. Intuition (N). Dimensi SN melihat bagaimana individu memproses data.
- Thinking (T) vs. Feeling (F). Dimensi ketiga melihat bagaimana orang mengambil keputusan.
- Judging (J) vs. Perceiving (P). Dimensi terakhir melihat derajat Fleksibilitas seseorang. Judging di sini bukan berarti judgemental (menghakimi).
Secara lahiriah, setiap orang memunyai kecenderungan untuk bersifat extrovert atau introvert, sensing atau intuitive, thinking atau feeling serta perceiving atau judging.
Extrovert berorientasi pada sifat lahiriah seseorang, sedangkan introvert berasal dari dalam yang menyangkut ide dan perasaan.
Sifat sensing condong merinci seluk beluk suatu hal. Sementara intuitive membahas suatu hal secara garis besar.
Seorang pemikir biasanya memutuskan hal-hal dengan logis dan objektif, seorang perasa memutuskan suatu hal dengan subjektif.
Tipe perceiving cenderung untuk bertindak fleksibel dan mencari informasi yang lebih banyak, sedangkan tipe judging menginginkan sesuatu berjalan berdasarkan pertimbangan.
B. TES PRILAKU / KARAKTER
Jika ingin mencoba mengukur kepribadian Anda dengan Tes MBTI.
Dalam tes ini, kita akan disodori sejumlah pertanyaan yang pada intinya akan
mengarahkan kita pada sisi mana kita berada untuk keempat dimensi di atas.
Untuk dimensi Extrovert (E) vs. Introvert (I) misalnya, apakah kita cenderung
berada pada sisi E atau I. Demikian juga untuk dimensi lainnya. Karena terdapat
empat dimensi, maka kemungkinan kombinasinya menjadi 16 tipe : (ENTJ, ISTJ,
ENFP, dst).
C. MANFAAT METODE M.B.T.I
1. Bimbingan Konseling.
MBTI sangat berguna di dunia pendidikan dan pengembangan karier.
MBTI bisa digunakan sebagai panduan untuk memilih jurusan kuliah sampai dengan
profesi yang cocok dengan kepribadian.
2. Pengembangan Diri.
Dengan MBTI kita bisa memahami kelebihan (Strength) diri kita
sekaligus kelemahan (Weakness) yang ada pada diri sendiri. Kita bisa lebih
fokus mengembangkan kelebihan kita sekaligus mencari cara memperbaiki sisi
negatif kita.
3. Memahami Orang Lain dengan lebih baik.
MBTI membantu memperbaiki hubungan dan cara pandang kita
terhadap orang lain. Kita bisa lebih memahami dan menerima perbedaan. Tidak
semua orang berfikir, bersikap dan berperilaku seperti cara kita berperilaku.
Jadi terimalah perbedaan yang ada.
D. PERLU DIHINDARI DARI M.B.T.I
1. Menjadi Alasan
“Saya tidak mau berhubungan dengan banyak pelanggan dan
mengurusi banyak klien / relasi / rekan sebab saya orang introvert.” Contoh di
atas sebaiknya Anda hindari karena sama saja Anda membatasi diri Anda sendiri.
Kalau anda ingin meraih sesuatu yang besar atau kesuksesan apapun sebaiknya
Anda berani keluar dari zona nyaman kepribadian Anda.
2. Labelling
“Dasar orang ekstrovert, sampai kapanpun kamu
nggak tahu malu dan ngobrol ke sana ke mari dengan suara keras tentang aibmu
sendiri” Jangan menghakimi orang (terutama kelemahannya) dan membuat batasan
bahwa mereka tidak bisa berubah. Berubah memang sulit tetapi bukan hal yang
imposible.
SUKSES ITU SEBUAH PILIHAN by Echo Motive & Culture (E=MC)
Hidup itu adalah pilihan. Orang yang benar-benar hidup adalah mereka yang mempunyai keberanian. Manusia yang tidak mempunyai keberanian bukan manusia yang hidup, melainkan mayat yang berkeliaran.
Kesuksesan juga pilihan sudah jelas ada jalan sukses dan jalan gagal. Orang sukses selalu mempunyai mind set sukses. “Saya bisa, Saya sukses, saya mampu, saya berani, saya yakin, saya optimis,saya pasti sukses” itulah mind set seorang yang memilih kesuksesan. Berbeda dengan orang yang gagal mind setnya sudah ga enak di dengar” mindsetnya sudah merencanakan kegagalan.
Pertama :
Percayalah anda bisa sukses. berikhtiar dan selalu berdo`alah kepada Allah SWT untuk kesuksesan anda. Karena YME sesuai dengan prasangka hambaNya. Kalau anda berani mengatakan sukses dalam hati anda ini merupakan kekuatan yang luar biasa. Al kisah seorang dokter mengobati 2 pasiennya. Satu pasien selalu bilang saya bisa sembuh, saya bisa sembuh. Dan pasien satunya “obatnya kayak gini mana mungkin sembuh. Dengan kata-kata dari masing-masing pasien ternyata kesembuhannyapun berbeda. Yang mengatakan tidak mungkin sembuh, kesembuhannya sangat lama dibanding pasien satunya yang optimis sembuh padahal obatnya sama. Inilah mind set sukses.
Kedua :
Kenali diri anda. Tiga hal tadi harus kita miliki terlebih dahulusebelum menentukan apa yang akan kita kerjakan. Anda ini siapa? dan apa kemampuan anda? Itu penting jadi dalam melangkah sesuai dengan apa yang kita punya, tidak asal-asalan. Barang siapa yang mengenal dirinya berarti dia telah siap untuk menempuh jalan kehidupan. Lakukan hal-hal yang sesuai dengan kemampuan anda. Jangan meniru tindakkan orang lain yang tidak anda punyai.
Ketiga :
Berani melangkah sekarang juga dari yang kecil. Ya sekarang juga kalau anda mengundur satu detik berarti anda telah mengundur kesuksesan anda. Dan ingat suatu hadist tanamlah biji walaupun kiamat sudah datang. Ini menandakan bahwa kesempatan sekecil apapun laksanakan saat itu juga. Karena kematian adalah rahasia Allah. Kalau anda menunda langkah berarti anda menunda kesuksesan.
Keempat :
Optimis, setelah kita berani melangkah untuk sukses maka anda harus optimis bahwa anda berhasil. Jangan pernah pesimis bahwa anda akan gagal. Karena orang yang sukses tidak ada kamus gagal dalam hidupnya. Yang ada adalah sukses ya sukses. Kalaupun belum berhasil itu merupakan kesuksesan tersendiri. Karena banyak hal yang kita peroleh dalam langkah yang belum sukses itu.
Kelima :
Tetaplah berdo`a dan menyerahkan semua kepada Allah SWT. Sebelum kita lahir segala yang akan terjadi kepada kita sudah ditulis di lauful mahfud, namun semua bisa berbuah. Dan hanya do`a yang bisa merubah semua itu.
MERUBAH BUDAYA
Kalau Mau Merubah Suatu Kebudayaan, Maka Rubahlah Dahulu Kebiasaannya.
"Jati Diri Bangsa"
Sabtu, 07 Februari 2015
JAMINAN
Tidak ada jaminan keberhasilan, tetapi jika tidak mencoba jaminannya adalah kegagalan.
Salam ECHO MOTIVE & CULTURE ^_^
"Perubahan"
Rabu, 04 Februari 2015
PEMENANG
“Pemenang adalah mereka yang turun ke lapangan, bukan duduk di pinggir lapangan mengumpulkan Data dan Teori.”
Salam ECHO MOTIVE & CULTURE
"Aksi Nyata"
HIDUP INI MEMANG SULIT
Hidup ini memang sulit, sebab sulit itu ujian atas kesabaran bagi diri kita.
Salam ECHO MOTIVE & CULTURE.
kiki emotikon
"Sabar"
Selasa, 03 Februari 2015
ETIKA dan CARA MENEGUR SESEORANG
Tegurlah sahabatmu dengan bijak, saya selalu mengulangi kalimat itu, bukan untuk siapa-siapa, hanya untuk jiwa-jiwa kita yang kadang terjebak pada kesibukan menegur tapi jarang memperhatikan pola pendekatannya, cobalah perhatikan beberap hal berikut ini :
1. Kumpulkan Informasi Akurat
Dalam menegur seseorang, kitapun harus memiliki alasan dan informasi yang akurat, tanpa hal ini diri kita bisa dianggap sewenang-wenang. Tapi ingat, jangan mencari-cari kesalahan orang lain (Tajassus), artinya tegurlah secara obyektif.
2. Lakukan Secara Personal
jangan pernah menegur ditengah orang banyak dan dengan bantuan orang lain, lakukan empat mata, pilih tempat yang melindungi privasi, bersikaplah profesional, jangan mempermalukan orang tersebut didepan orang lain.
4. Fokus Pada Persoalan
Teguran hendaknya jangan melenceng dari persoalan, artinya jangan menyinggung hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan masalah pokok, apalagi masalah pribadi. Selain itu jangan mengungkit kesalahan dimasa lalu, karena hal tersebut akan mengesankan bahwa anda seorang pendendam.
5. Dengarkan Pembelaannya
Beri kesempatan pada orang yang anda tegur untuk memberikan penjelasan, hal ini juga membantu anda dalam memecahkan persoalan dan memberikan solusi. Jangan biarkan mereka melakukan kesalahan lagi, hanya karena mereka tidak tahu apa keinginan anda.
6. Lakukan Dengan Tegas & Adil
Teguran harus dilakukan dengan tegas dan adil, jangan hanya menegur orang yang tidak anda suka, jika anda hanya menegur orang-orang tertentu, anda akan dicap pilih kasih dan tidak adil. Hal yang tidak kalah penting, dalam menegur tunjukkan sikap untuk membantu, bukan menghukum.
7. Buatlah Komitmen Perbaikan
Bicarakan solusi yang yang dapat anda & dia lakukan untuk perbaikan kedepan, buat kesepakatan, tentukan batas waktu. Akhiri prosedur pemberian teguran dengan saling pengertian, kemudian lihat perbaikan yang dilakukan.
"1 Tamparan KYAI Untuk 3 Pertanyaan si IBNU"
Bijak Bagi Yang MEMBACA Nya : "1 Tamparan Untuk 3 Pertanyaan"
Ada seorang pemuda yang sekolah di luar negeri kembali ke tanah air.
Sesampainya di rumah, ia meminta kepada orang tuanya untuk mencarikan seorang guru agama, Kyai, Ustadz, atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya orang tuanya mencarikan orang yang dimaksud tersebut, yakni seorang Kyai.
Ibnu : Anda siapa? Dan apakah anda bisa menjawab pertanyaan2 saya?
Kyai : Saya hamba Alloh dan dgn izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan Anda.
Ibnu : Anda yakin? Sedangkan profesor dan banyak orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kyai : Saya akan menjawab sejauh kemampuan saya.
Ibnu : saya ada tiga pertanyaan:
1. Kalau memang "Allah" itu ada, tunjukkan wujudnya kepada saya !
2. Apa itu yg dinamakan Taqdir ?
3. Kalau syaitan diciptakan dari api, kenapa dimasukkan ke dalam naar yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan, sebab mereka memiliki unsur yang sama, apakah Allah tidak berfikir sejauh itu ?
Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.
Ibnu : (sambil menahan sakit) kenapa anda marah kepada saya ?
Kyai : Saya tidak marah, Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
Ibnu : Saya sungguh - sungguh tidak mengerti.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya ?
Ibnu : Tentu saja sakit.
Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada ?
Ibnu : Ya !
Kyai : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu !
Ibnu : Saya tidak bisa.
Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan kewujudan Allah tanpa mampu melihat wujud-Nya.
Kyai : Apakah semalam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Ibnu : Tidak !
Kyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini ?
Ibnu : Tidak !
Kyai : Itulah yang dinamakan Taqdir.
Kyai : Terbuat dari apa tangan yg saya gunakan untuk menampar anda?
Ibnu : Kulit.
Kyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Ibnu : Kulit.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Ibnu : Sakit.
Kyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan naar juga terbuat dari api, jika Allah menghendaki, maka naar akan menjadi tempat yang menyakitkan bagi syaitan, dan itulah jawaban untuk pertanyaan yang ketiga.
Subhanallah
Ada seorang pemuda yang sekolah di luar negeri kembali ke tanah air.
Sesampainya di rumah, ia meminta kepada orang tuanya untuk mencarikan seorang guru agama, Kyai, Ustadz, atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Add caption |
Akhirnya orang tuanya mencarikan orang yang dimaksud tersebut, yakni seorang Kyai.
Ibnu : Anda siapa? Dan apakah anda bisa menjawab pertanyaan2 saya?
Kyai : Saya hamba Alloh dan dgn izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan Anda.
Ibnu : Anda yakin? Sedangkan profesor dan banyak orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kyai : Saya akan menjawab sejauh kemampuan saya.
Ibnu : saya ada tiga pertanyaan:
1. Kalau memang "Allah" itu ada, tunjukkan wujudnya kepada saya !
2. Apa itu yg dinamakan Taqdir ?
3. Kalau syaitan diciptakan dari api, kenapa dimasukkan ke dalam naar yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan, sebab mereka memiliki unsur yang sama, apakah Allah tidak berfikir sejauh itu ?
Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.
Ibnu : (sambil menahan sakit) kenapa anda marah kepada saya ?
Kyai : Saya tidak marah, Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
Ibnu : Saya sungguh - sungguh tidak mengerti.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya ?
Ibnu : Tentu saja sakit.
Kyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada ?
Ibnu : Ya !
Kyai : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu !
Ibnu : Saya tidak bisa.
Kyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan kewujudan Allah tanpa mampu melihat wujud-Nya.
Kyai : Apakah semalam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Ibnu : Tidak !
Kyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini ?
Ibnu : Tidak !
Kyai : Itulah yang dinamakan Taqdir.
Kyai : Terbuat dari apa tangan yg saya gunakan untuk menampar anda?
Ibnu : Kulit.
Kyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Ibnu : Kulit.
Kyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Ibnu : Sakit.
Kyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan naar juga terbuat dari api, jika Allah menghendaki, maka naar akan menjadi tempat yang menyakitkan bagi syaitan, dan itulah jawaban untuk pertanyaan yang ketiga.
Subhanallah
Langganan:
Postingan (Atom)