Senin, 01 Januari 2018

RENUNGAN DIAWAL TAHUN

Agama adalah Akhlak.
Agama adalah Perilaku.
Agama adalah Sikap.
Agama pasti mengajarkan CINTA & KASIH SAYANG

Bila kita cuma puasa, sholat, baca Al-Quran, pergi pengajian, datang ke masjid, ke majlis dzikir, itu BELUM benar2 disebut orang beragama.

Tapi bila saat bersamaan, kita menjaga dan membangun, hubungan sesama dengan baik
memberi manfaat kepada orang lain menyantuni fakir miskin,  memberi makan anak2 terlantar, dll.

Maka itulah sebaik-baik manusia beragama dan menjalankan perintah agama, seperti sabda Nabi : "Khoirun nash anfa'uhum lin-nash" ~ "se-baik² manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain..."

Ukuran beragama seseorang bukan hanya dari keshalehan pribadinya, tapi juga dari "KESHALEHAN SOSIALNYA...."

Dalam sebuah hadist dikisahkan, suatu ketika Nabi SAW mendengar berita tentang seorang yang rajin sholat dimalam hari & puasa di siang hari, tetapi LIDAHNYA MENYAKITI HATI ORANG LAIN...

‘’IA DI NERAKA !’’ sahut Nabi.

Dalam hadist lain juga diceritakan, seorang sahabat yang memuji keshalehan orang lain di depan Nabi.

Nabi bertanya: "Mengapa ia kau sebut orang shaleh?"

Sahabat itu menjawab: *"Karena, tiap saya masuk masjid dia sudah sholat dgn khusyuk & tiap saya sudah pulang, dia masih khusyuk berdoa."

"Lalu siapa yang memberinya makan & minum?’’ tanya Nabi lagi.

"Kakaknya," sahut sahabat tersebut.

Lalu kata Nabi:
"Kakaknya itulah yg layak disebut orang shaleh".

Nabi mengajarkan keutamaan ibadah sosial, kemanfaatan diri buat manusia lain, yang memang sebenarnya setiap diri adalah "Kholifatullah fil ardli" ~ "Wakil Allah di Bumi.."                                                  

Maka orang beragama ialah ORANG YANG PUNYA SOLIDARITAS & KEPRIHATINAN KEPADA MANUSIA LAIN....

Orang beragama dan beriman...,
Bukan sekedar orang2 yang meratakan dahinya dan ik'tikaf masjid saja,  sementara beberapa meter darinya ada orang yang butuh pertolongan / uluran tangan tidak dipedulikan.

🌾Sabda Nabi : "Kasihilah makhluk yang dibumi, maka engkau akan dikasihi yang "di langit" !
(HR.Thabrani)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar